News & Updates

Saudia Operasikan Penerbangan dengan Sustainable Aviation Fuel dari Red Sea International Airport

Mendukung upaya nasional dalam pengurangan emisi dan mobilitas berkelanjutan bersama Red Sea Global

Jeddah, 08 Desember 2025.

Saudia, maskapai nasional Kerajaan Arab Saudi, mulai mengoperasikan penerbangan domestik menggunakan Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang disuplai dari Red Sea International Airport sejak September 2025, melalui kerja sama strategis dengan Red Sea Global.

Pencapaian ini menegaskan komitmen berkelanjutan Saudia terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. Inisiatif ini juga sejalan dengan Comprehensive Environmental Sustainability Program (CAESP) yang dicanangkan oleh Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA), yang bertujuan mengurangi dampak lingkungan dari sektor penerbangan.

Wakil Presiden Keberlanjutan Saudia Group, Maryam Telmesani, menyampaikan:
“Pencapaian ini menunjukkan bagaimana Saudia menerjemahkan visi keberlanjutannya menjadi hasil nyata. Dengan mengubah ambisi nasional menjadi implementasi konkret dan berkolaborasi dengan mitra strategis seperti Red Sea Global, kami mendorong kemajuan signifikan dalam upaya keberlanjutan di seluruh Kerajaan.”

Ia menambahkan:
“Langkah-langkah kami berkontribusi langsung pada upaya keberlanjutan nasional maupun global, sekaligus memperkuat peran Saudia sebagai pemimpin dalam mendorong masa depan penerbangan yang lebih berkelanjutan.”

SAF yang digunakan diproduksi melalui proses inovatif yang mampu mengurangi emisi sepanjang siklus hidupnya. Pengoperasian penerbangan berbahan bakar SAF ini menjadi langkah nyata dalam kontribusi Saudia terhadap target keberlanjutan nasional. Saudia Group juga terus memperluas eksplorasi teknologi bahan bakar alternatif lainnya, termasuk Low Carbon Aviation Fuel (LCAF) dan Emerging/Synthetic Aviation Fuels (eSAF), sebagai bagian dari upaya Kerajaan dalam mengelola emisi gas rumah kaca serta memanfaatkan berbagai pendekatan untuk diversifikasi energi demi pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini turut mendukung target keberlanjutan sektor transportasi nasional, sejalan dengan strategi pengurangan emisi karbon.

Group Chief Sustainability and Environment Officer Red Sea Global, Raed Albasseet, mengatakan:
“Kami bangga menjadi pihak pertama yang memperkenalkan SAF di Kerajaan tahun ini, sebuah pencapaian yang mencerminkan komitmen kami dalam mengurangi emisi. Saudia adalah maskapai pertama yang mengoperasikan penerbangan ke Red Sea International Airport, dan sangat tepat bahwa mereka kini menjadi yang pertama memanfaatkan pasokan bahan bakar berkelanjutan kami.”

Ia menambahkan:
“Dengan memanfaatkan seluruh teknologi energi bersih—mulai dari energi terbarukan, pemanfaatan ulang air tingkat lanjut, hingga mobilitas rendah karbon—kami menetapkan standar baru untuk perjalanan yang bertanggung jawab dan regeneratif.”

Seiring percepatan transformasi nasional, pencapaian seperti pengenalan bahan bakar penerbangan berkelanjutan menunjukkan bagaimana upaya kolektif Kerajaan tengah membentuk masa depan industri penerbangan. Melanjutkan kemajuan ini, Saudia Group tetap berkomitmen mengembangkan teknologi, praktik, dan kemitraan yang memperkuat sektor penerbangan serta mendukung aspirasi jangka panjang Kerajaan.

Dapatkan Info Terbaru dari Saudia Indonesia